BRMP Babel Lakukan Rakor Antisipasi Kekeringan Sektor Pertanian di Dinas Pertanian Prov Babel
Pangkalpinang, 9 September 2026 – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kepulauan Bangka Belitung, Intan Rahayu, S.Si., M.T., didampingi tim PJ Swasembada Pangan mengikuti Rapat Koordinasi Antisipasi Kekeringan di Sektor Pertanian yang dilaksanakan di Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah bersama dalam menghadapi potensi dampak perubahan iklim yang dapat menimbulkan ancaman kekeringan dan mengganggu keberlangsungan usaha tani. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, Balai Wilayah Sungai, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika , Dinas Lingkungan Hidup, serta instansi teknis terkait.
Dalam rakor dibahas strategi mitigasi kekeringan yang mencakup penanganan darurat, pencegahan, dan perencanaan. Pada tahap penanganan darurat, langkah yang disiapkan antara lain distribusi bantuan benih dan sarana prasarana pertanian, serta percepatan proses tanam ulang pada areal pertanaman yang terdampak kekeringan. Selain itu, optimalisasi pendampingan oleh PPL dan POPT juga menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan di tingkat lapangan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Sementara itu, dalam upaya pra-bencana, strategi mitigasi diarahkan pada pencegahan dan perencanaan melalui penyesuaian jadwal tanam berdasarkan kondisi iklim dan ketersediaan air, serta penggunaan varietas tanaman yang tahan kekeringan dan varietas berumur genjah. Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko gagal panen dan menjaga keberlanjutan produksi pertanian.
Rakor juga menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung, khususnya ketersediaan dan kebutuhan pompa air, pipa, serta tangki air untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air pada wilayah pertanian yang mengalami kekurangan pasokan air. Pendataan dan pemetaan kebutuhan sarana prasarana tersebut diperlukan agar dukungan dapat segera dimobilisasi ke lokasi terdampak.
Selain membahas strategi mitigasi, perhatian juga diberikan terhadap perkembangan pertanaman padi melalui pemantauan kondisi standing crop, penyaluran benih untuk mendukung pengembangan padi gogo, serta pemetaan kecukupan sumber air dan kesiapan dukungan alat dan mesin pertanian.
Keikutsertaan Kepala BRMP Kepulauan Bangka Belitung dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan BRMP dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mengantisipasi dampak kekeringan terhadap pertanian. Melalui koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi teknis, diharapkan langkah mitigasi dapat dilaksanakan secara terencana, responsif, dan tepat sasaran guna menjaga produktivitas serta keberlanjutan sektor pertanian di Kepulauan Bangka Belitung.